PRP Rambut: Cara Kerja dan Efektivitasnya untuk Kerontokan

Treatment PRP di Farmanina Clinic

Jika Anda sudah menghabiskan waktu dan biaya untuk sampo hingga vitamin, namun masalah rambut rontok tidak kunjung usai, mungkin saatnya beralih ke PRP rambut. 

PRP rambut adalah perawatan yang bekerja langsung pada akar masalah. Melalui prosedur nonbedah, metode ini memanfaatkan ekstrak darah Anda sendiri untuk meningkatkan kualitas folikel rambut sehingga kerontokan berkurang dan rambut tipis kembali menebal. 

Untuk memahaminya, mari simak pembahasan lengkap tentang cara kerja, efektivitas, dan keamanannya di bawah ini! 

PRP (Platelet-Rich Plasma) rambut adalah prosedur nonbedah yang menyuntikkan konsentrat plasma kaya trombosit dari darah Anda sendiri ke kulit kepala untuk merangsang folikel yang melemah. Metode ini efektif untuk kerontokan dini dan rambut menipis selama folikel masih hidup, dengan perubahan kasatmata mulai tampak pada minggu ke-4 hingga ke-6 dan hasil optimal melalui 5–6 sesi rutin. Karena memakai darah pasien sendiri, risikonya minimal, meski hasil akhirnya bergantung pada kondisi folikel dan ketepatan penanganan.

Apa Itu PRP Rambut dan Cara Kerjanya?

Treatment PRP untuk rambut

PRP (Platelet-Rich Plasma) adalah prosedur non bedah untuk mengatasi kebotakan dan penipisan rambut menggunakan konsentrat protein plasma darah  manusia yang disuntikan langsung ke area kulit kepala yang bermasalah. 

Darah adalah darah Anda sendiri yang diambil lalu diproses menggunakan mesin pemutar. Dari proses ini akan dihasilkan cairan plasma dengan kandungan trombosit (platelet) serta growth factor yang baik untuk kesehatan rambut.

Cara kerja dan fungsi PRP cukup kompleks. Kandungan trombosit akan merangsang terbentuknya jaringan pembuluh darah baru di sekitar folikel, sehingga kebutuhan folikel rambut yang lemah akan oksigen dan nutrisi untuk tumbuh sehat dapat terpenuhi dengan lebih baik. 

Selanjutnya, growth factor lainnya akan menahan rambut agar tidak cepat masuk ke fase gugur (katagen) dan memperpanjang masa pertumbuhan rambut (anagen), sehingga helaian rambut memiliki waktu yang lebih lama untuk memanjang dan menebal.[1]

PRP vs Tanam Rambut: Kapan Harus Pilih yang Mana?

Penipisan rambut

PRP atau tanam rambut? Treatment PRP cocok untuk kerontokan dini atau rambut yang mulai menipis karena folikel rambut masih hidup dan dapat distimulasi kembali. Sementara itu, tanam rambut lebih cocok untuk kebotakan yang lebih luas, di mana sebagian besar folikel di area kebotakan sudah pasti mati.

KriteriaPRPTanam Rambut
Kondisi FolikelFolikel masih hidup dan aktif, hanya mengalami pelemahan atau penipisan.Folikel sudah mati sepenuhnya atau tidak merespons stimulasi.
Tingkat KeparahanKerontokan dini, rambut tipis, atau garis rambut mulai mundur.Kebotakan parah, area luas yang sudah licin/tidak berambut (botak licin).
Metode TindakanNonbedah (penyuntikan plasma).Prosedur bedah (cangkok folikel dari area donor ke area yang botak).
Tujuan UtamaMemperkuat akar, menghentikan kerontokan, dan merangsang pertumbuhan rambut baru.Menutup area kebotakan secara permanen dengan memindahkan folikel rambut hidup ke area baru.

Kenapa Scalp Detox Harus Sebelum PRP?

Scalp Detox di Farmanina Clinic

Kulit kepala perlu bersih dari minyak dan sisa produk perawatan. Lapisan ini dapat menghambat penyerapan growth factor saat proses injeksi berlangsung. Karena itu, scalp detox sebelum PRP menjadi tahapan penting agar hasil perawatan lebih optimal, nutrisi dari plasma dapat masuk lebih dalam ke folikel rambut.

Prosedur PRP: Dari Pengambilan Darah sampai Injeksi ke Kulit Kepala

Prosedur PRP

Treatment hanya memakan waktu sekitar satu jam tanpa perlu menginap. Berikut tahapan prosedurnya:[2]

  1. Pengambilan Sampel Darah: Darah pasien diambil secukupnya melalui pembuluh darah vena dan ditampung ke dalam tabung steril yang telah dicampur dengan cairan anti-beku.
  2. Sentrifugasi: Darah dimasukkan ke mesin sentrifus dan diputar dua kali. Putaran pertama memisahkan sel darah merah, lalu plasma dipindahkan ke tabung baru tanpa zat antibeku untuk diputar kembali pada kecepatan tinggi guna mengendapkan trombosit. Sebanyak 2/3 bagian atas cairan beningnya kemudian dibuang, sehingga hasilnya berupa cairan plasma kaya trombosit dan growth factor.
  3. Anestesi: Dokter membersihkan kulit kepala dan mengoleskan anestesi topikal agar pasien merasa nyaman selama tindakan berlangsung.
  4. Penyuntikan: Dokter menyuntikkan cairan ke kulit kepala yang bermasalah. 

Kapan Hasil PRP Mulai Terlihat dan Berapa Sesi yang Anda Butuhkan?

Hasil PRP rambut di Farmanina Clinic

Apakah PRP rambut efektif? Treatment ini cukup efektif untuk permasalahan rambut yang tepat dengan pemilihan klinik dan dokter ahli yang terpercaya.

Kapan hasil PRP terlihat? Perawatan PRP sudah menunjukkan perubahan awal setelah 2 minggu pasca sesi terakhir. Secara mikroskopis, sudah terlihat penebalan kulit dan peningkatan jumlah folikel rambut.[3] Namun, perubahan yang benar-benar tampak secara kasatmata biasanya baru terlihat jelas setelah 4 hingga 6 minggu perawatan.

PRP rambut berapa kali? Untuk hasil yang paling maksimal dan tahan lama, Anda perlu menjalani rangkaian perawatan rutin sebanyak 5 hingga 6 kali sesi.

Pantangan setelah PRP Rambut agar Hasil Maksimal

Wanita sedang keramas

Untuk hasil yang maksimal, berikut beberapa pantangan yang wajib Anda hindari pasca treatment:

  • Jangan keramas: Tunggu 24-48 jam. 
  • Hindari garukan: Agar tidak muncul iritasi di kulit kepala. 
  • Jauhi terik matahari: Hindari paparan langsung 48-72 jam. 
  • Stop olahraga berat: Hindari kegiatan yang membuat kepala berkeringat atau 1-2 hari. 
  • Tunda penggunaan produk kimia: Stop penggunaan hair spray, pomade, cat rambut, atau pelurus selama 1-2 minggu. 
  • Batasi rokok dan alkohol: Keduanya dapat memperlambat waktu pemulihan. 

Pantangan setelah PRP ini bisa Anda konsultasikan dengan dokter karena setiap individu memiliki kondisi yang berbeda. 

PRP Gagal Menumbuhkan Rambut? Ini Kemungkinan Penyebabnya

PRP rambut di Farmanina Clinic

Ada kondisi ketika PRP gagal dan tidak memberikan hasil sesuai dengan harapan. Penyebabnya: jumlah sesi yang tidak konsisten atau folikel yang memang sudah tidak aktif sejak awal. Kondisi kesehatan tertentu dan gaya hidup juga dapat memengaruhi hasil akhir dari treatment. 

Untuk menghindari risiko tersebut, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang berpengalaman dalam PRP rambut yang sudah terbukti untuk mengevaluasi kondisi rambut secara menyeluruh sebelum memulai perawatan.

Mencari perawatan PRP rambut di Jakarta? Farmanina Clinic hadir sebagai solusi PRP terdekat dengan dukungan dokter berpengalaman dan rekam jejak yang jelas.

Hubungi kami untuk harga PRP yang sebanding  atau menjadwalkan sesi konsultasi PRP rambut guna menganalisis kondisi folikel dan kulit kepala Anda secara mendalam, sehingga dokter dapat memastikan apakah PRP benar-benar menjadi opsi penanganan yang paling tepat.

Pertanyaan Seputar PRP Rambut

Apakah PRP rambut aman dan apa efek sampingnya?

PRP tergolong aman karena menggunakan darah pasien sendiri, sehingga risiko penolakan atau alergi sangat kecil. Efek samping yang mungkin muncul umumnya ringan dan sementara, seperti kemerahan, sedikit nyeri, atau bengkak di area suntikan yang biasanya hilang dalam 1-2 hari. Agar aman sesuai kondisi Anda, tindakan sebaiknya dilakukan oleh dokter berpengalaman.

Apakah tindakan PRP rambut sakit?

Rasa tidak nyaman pada PRP rambut tergolong minimal karena dokter mengoleskan anestesi topikal pada kulit kepala sebelum penyuntikan. Sebagian pasien hanya merasakan sensasi menyengat ringan saat jarum masuk. Keseluruhan prosedur berlangsung sekitar satu jam tanpa perlu rawat inap.

Berapa lama hasil PRP rambut bertahan dan apakah perlu perawatan ulang?

Hasil PRP tidak bersifat permanen karena kerontokan dipengaruhi faktor hormon dan genetik yang terus berjalan. Setelah menyelesaikan rangkaian 5-6 sesi awal, umumnya diperlukan sesi perawatan berkala untuk mempertahankan hasil. Jadwal perawatan lanjutan ini berbeda pada tiap orang dan sebaiknya ditentukan berdasarkan evaluasi dokter.

Apakah PRP rambut bisa mengatasi kebotakan yang sudah parah?

PRP paling efektif pada kerontokan dini atau rambut menipis ketika folikel masih hidup dan bisa distimulasi. Pada area yang sudah botak licin dengan folikel mati, PRP tidak dapat menumbuhkan rambut baru, sehingga tanam rambut biasanya menjadi pilihan yang lebih tepat. Pemeriksaan kondisi folikel diperlukan sebelum menentukan metode.

Apakah PRP rambut bisa dilakukan oleh pria dan wanita?

PRP rambut dapat dilakukan baik oleh pria maupun wanita yang mengalami penipisan atau kerontokan dengan folikel yang masih aktif. Metode ini banyak dipilih karena nonbedah dan memakai darah sendiri. Kelayakan tiap pasien tetap ditentukan lewat pemeriksaan kulit kepala dan folikel oleh dokter.

Sumber

  1. Paichitrojjana, A., & Paichitrojjana, A. (2022). Platelet rich plasma and its use in hair regrowth: A review. Drugs in Context. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8922312/
  2. Dashore, S., Chouhan, K., Nanda, S., & Sharma, A. (2021). Preparation of platelet-rich plasma: National IADVL PRP Taskforce recommendations. Indian Dermatology Online Journal. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8664176/ 
  3. Gentile, P., Garcovich, S., Bielli, A., Scioli, M. G., Orlandi, A., & Cervelli, V. (2015). The effect of platelet-rich plasma in hair regrowth: A randomized placebo-controlled trial. Stem Cells Translational Medicine. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4622412/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *